<![CDATA[TRIBUN BONE - 2012]]>Fri, 13 Nov 2015 11:24:29 -0800Weebly<![CDATA[Keterkaitan Antara Hati Nurani & Finansial Dalam Pemilihan Langsung]]>Wed, 11 Jul 2012 07:40:04 GMThttp://tribunbone.weebly.com/2012/keterkaitan-antara-hati-nurani-finansial-dalam-pemilihan-langsungPicture
Pemilihan langsung telah banyak kita lewati. Pilpres,Caleg,Pilgub,Pilkada. Pada Umumnya Pesta Lima tahunan ini,banyak dinamika yang terjadi.Inti dari kegiatan ini adalah dalam rangka mewujudkan Pemerintahan yang demokratis.Dan harapan dari Realisasi demokrasi ini mengarah pada menciptakan masyarakat yang sejahtera dalam Negara Kesatuan Republik Indonesia yang berlandaskan Pancasila.Segala bentuk pemilihan langsung yang telah kita lakukan dominan membutuhkan Biaya yang jumlahnya tidak sedikit.

Banyak yang kita dapatkan dari pelaksanaan pemilihan langsung ini,Para oknum yang akan mencalonkan diri,harus berani menampilkan diri ditengah kehidupan masyarakat.demi untuk menarik simpati dari para pemilih.Hal ini seolah-olah menjadi keharusan demi untuk mencapai cita-cita yang mereka inginkan.

Ini suatu realita yang terjadi jika kita renungkan dari sisi positifnya bersentuhan langsung dengan masyarakat dan jauh berbeda pada masa lalu memilih kucing dalam karung dari Bahasa Para Pakar Politik.Dalam Era Transparansi atau keterbukaan segalanya harus menampakan diri.Namun sebaiknya pendefenisian dari keterbukaan ini harus jelas dan terarah karena jika tidak,maka tentunya akan mengalami kepincangan dalam Pemerintahan.Agama sendiri tentu mengajarkan hal keterbukaan ,namun juga harus tetap ada yang namanya sesuatu yang menjadi Rahasia.atau secret.Yang terpenting demi kebaikan orang banyak.Dari semua uraian diatas tentunya berkaitan hal-hal yang baik yang dihasilkan dari pemilihan langsung.Namun dibalik itu semua kita tidak bisa pungkiri,ada hal yang negative ditimbulkan.pula dari penerapan pemilihan langsung ini.Terjadinya konplik,anarkis,korupsi akibat dari penggunaan biaya yang terkadang tidak terkontrol dan terarah pada saat akan menduduki posisi yang diinginkan,dan masih banyak hal lain yang telah terjadi.

Money politik adalah hal yang tentunya dilarang menurut aturan yang ada,baik dalam bentuk barang,lebih-lebih Bentuk uang.Akan tetapi dalam pelaksanaan yang ada tanpa Paktor finansial yang memadai maka seakan-akan sunyi rasanya Proses pelaksanaan Pemilihan langsung tersebut.Pemberian dengan tujuan untuk dipilih berarti salah satu bentuk Politik Uang.Namun saat ini tanpa biaya maka keberhasilan terkadang susah untuk kita capai.Makanya mereka para calon mencari cara-cara halus dalam melakukan hal ini semua.namun saya kira ada juga  yang berani menampakkan diri,secara terang-terangan.

Memberi adalah lebih baik dari menerima,namun berlakukah?hal ini bagi orang yang memang berada pada garis kemiskinan.Menerima Pemberian mungkin lebih baik menurut mereka.Tidak lagi memikirkan tangan diatas lebih baik dari tangan dibawah.Semua prinsif itu seakan hanyut ditelan derasnya bentuk-bentuk penawaran yang menggiurkan para obyek Politik.Harga diri dikesampingkan untuk sementara demi untuk memanpaatkan peluang yang ada.

Terkadang kami merenung dan memikirkan dengan pola yang dilakukan saat ini dalam mencapai,posisi jabatan dalam Politik.Disatu sisi aturan melarang untuk melakukan Politik uang.Namun dalam kenyataan tetap membutuhkan biaya dalam mencapai hasil yang maksimal.Ada bahasa Sentilan,kesemuanya itu dianggap Sebagai PABBAREKKENG SUMANGE DAN TANDA TERIMA KASIH.Dan parahnya lagi kita tentunya akan terjebak dari hasil proses ini,yakni memikirkan untuk mengembalikan biaya yang telah dikeluarkan.Mungkin inilah yang menjadi penyebab terjadinya praktek Korupsi.

Hati Nurani merupakan bentuk Sikap yang sangat Bijaksana,yang dibutuhkan dalam realisasi penerapan pemilihan langsung.Akan tetapi dalam mewujudkan Nurani murni mungkin sulit kita dapatkan secara mayoritas saat ini.Olehnya itu mampukah kita memadukan hal ini Yakni nurani dan pinansial yang memadai demi untuk mewujudkan keberhasilan yang gemilang.Yang terpenting janganlah terjebak oleh rambu –rambu tentang money politik yang berupa bentuk pelanggaran.

Segala yang telah kita lakukan dalam hal proses pemilihan langsung yakni mewujudkan kemenangan.Olehnya itu pikirkan Pinansial yang memadai maka otomatis menguatkan nurani para obyek politik.Kemenangan yang akan kita capai memerlukan pengorbanan yang tinggi.janganlah terlena dengan bahasa dan retorika semata namun pikirkan segala aspek yang sangat penting sebagai paktor penunjang.Jika segalanya telah kita lakukan,maka kita berserah diri sepenuhnya ke-Maha Kuasa Sebagai Penentu hasil akhir dari perjuangan yang telah kita lakukan.Hal ini sangatlah beralasan bagi yang Beragama.

Terkhusus dalam Pilgub yang akan kita hadapi,Penulis salut dan mengidolakan Pak SYL,Dengan alasan bahwa beliau tergolong Publik pigur yang memang memiliki Kualitas dan Bukti Program yang Pro rakyat.namun sedikit masukan dalam menghadapi Pilgub akan datang agar sekiranya kepada Tim Sukses yang ada sekiranya Faktor Finansial perlu mendapatkan perhatian khusus,karena ada beberapa kegiatan yang telah dilakukan seakan menganggap biasa-biasa saja,padahal terselubung sikap kekecewaan.dari para peserta pertemuan.Walaupun sebenarnya inti pertemuan memang tidak ada nuansa Politisnya akan tetapi dalam angan-angan mereka, waktu semakin dekat dalam pesta demokrasi.Namun saya kira masih ada waktu dalam menjawab segala kekurangan ini,sepanjang kita mau memperbaiki pasti ada jalan.Semua ini kami angkat segala keluh kesah dari para pencinta politik.Hal ini kami urai diatas sehelai kertas ini karena merupakan wujud kecintaan kepada Pak SYL.Semoga hal ini tidaklah dianggap sesuatu yang berlebihan,dan tidak beretika namun menjadi sedikit masukan dalam mewujudkan Kemenangan Bersama rakyat.

 Sang Pengagum SYL.
YUDIL HAYRID,S.Sos.
]]>
<![CDATA[SMPN 4 dan MKKS SMP Silaturahmi Bersama Taswin Arifin]]>Wed, 11 Jul 2012 07:35:19 GMThttp://tribunbone.weebly.com/2012/smpn-4-dan-mkks-smp-silaturahmi-bersama-taswin-arifinPicture
WATAMPONE. TRIBUN BONE.—Acara silaturahmi bersama Mantan Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Bone Drs.H.Taswin Arifin masih terus berlanjut Selasa kemarin.

Silaturahmi tersebut dilaksanakan di dua tempat yakni di SMP Negeri 4 Watampone secara khusus bersama para pendidik dan di SMP Negeri 1 Watampone yang diselenggarakan oleh MKKS SMP.

Pada kesempatan itu H.Taswin Arifin berpesan bahwa sebagai Pendidik atau Kepala Sekolah harus memperbaiki pelayanan sebagaimana amanah dan kepercayaan yang telah diberikan itu untuk melayani anak masyarakat.

“Guru dan Kepala Sekolah itu memilki peran yang sangat besar dimana mereka dapat membentuk dan melahirkan manusia yang bermoral dan berbudi pekerti yang baik dan jika ini diterapkan maka kita semua merupakan ahli surga karena merupakan panutan dari siswa dan masyarakat,” ungkapnya  
Adapun inti silaturahmi ini menurut Taswin untuk menyampaikan permohonan maaf atas segala kesalahan yang pernah terjadi karena selama bertugas sebagai Kadis hanya selaku pemberi kebijakan. Selain itu Taswin juga menyampaikan ucapan terima kasih atas segala partisipasi guru dan kepala sekolah selama dirinya bertugas di Dinas Pendidikan. Dalam sambutannya dia juga memberi pesan dan kesan serta memberi harapan kepada para pendidik agar tetap menjalin hubungan persatuan yang berkesinambungan dan MKKS tetap menjaga kekompakan.

Kepala MKKS SMP Kabupaten Bone, Drs.H.Amir B,M.Pd mengatakan keteladanan H.Taswin Arifin patut dicontoh sebagai sosok pemimpin yang punya perhatian luar biasa kepada bawahannya. “Yang patut diteladani kepada guru dan kepala sekolah utamanya pelayanan selama bertugas tidak memilih tempat dimanapun berada Taswin Arifin selalu siap melayani dan selalu menyenangkan,” ungkap H.Amir
Disamping Pelepasan pejabat purna bakti Drs.H.Taswin Arifin juga dirangkaikan pelepasan Mansur Muis selaku penggagas MKKS yang pindah tugas di SMA Negeri Cenrana serta mengundang secara resmi Kepala SMP 1 Libureng yang juga telah memasuki purna bakti
Dipenghujung acara dilanjutkan dengan penyerahan cindera mata dan simpul kasih saling bermaafan dari seluruh guru dan kepala sekolah. (sug).
]]>
<![CDATA[SMP Negeri 2 Belum Memiliki Sertifikat Tanah]]>Wed, 11 Jul 2012 07:30:39 GMThttp://tribunbone.weebly.com/2012/smp-negeri-2-belum-memiliki-sertifikat-tanahPicture
WATAMPONE, TRIBUN BONE.—Status lokasi tanah SMP Negeri 2 Watampone belum bersertifikat dan sementara dalam kepengurusan di BPN Provinsi. Sejak 1958 SMP Negeri 2 menggunakan bangunan sekolah Cina dan pada 1965 sekolah tersebut berhasil direbut oleh SMP Negeri 2 Watampone.

Menurut Kepala SMP Negeri 2 Watampone, Mukhlis,S.Pd, telah mengupayakan pengurusan berkas untuk penerbitan sertifikat yang mana sebelumnya telah meminta persetujuan pihak Komite sekolah. 
“Sekarang ini dalam pengurusan di BPN Provinsi dan sementara kita berharap bisa cepat selesai karena sekolah ini akan diakreditasi pada akhir Desember 2012,” terang Mukhlis.

Mukhlis menambahkan, dana kepengurusan sertifikat tanah seluas 6.000 Meter persegi tersebut ditutupinya dengan menggunakan dana pribadi sebesar Rp 15 juta.

Adapun jumlah rombel yang berada di atas tanah sekolah milik pemerintah daerah ini sebanyak 20 RKB permanen dan ditambah 3 kelas darurat, dan sampai saat ini sudah ada 27 rombel.

Ruang belajar lainnya yang sudah ada diantaranya Lab IPA, Lab Komputer 35 Unit serta Lab Bahasa dan ruang Perpustakaan. Satu tambahan ruang kelas belajar dari bantuan org tua sementara tahap penyelesaian pembangunannya.

Bantuan lainnya yang telah diperoleh SMP Negeri 2 Watampone antara lain sarana multi media Rp 75 juta, buku-buku Perpustakaan serta bantuan dua RKB 190 juta, Kantin Kejujuran Rp 3 juta dari kejaksaan dan saat ini masih membutuhkan anggaran sarana Olah Raga.(sug)
]]>
<![CDATA[Murid MI Al-Ma’arif Ikuti Berbagai Lomba]]>Wed, 11 Jul 2012 07:25:12 GMThttp://tribunbone.weebly.com/2012/murid-mi-al-maarif-ikuti-berbagai-lombaPicture
WATAMPONE, TRIBUN BONE.—Murid MI Al-Ma’arif Kecamatan Tenete Riattang jauh hari sebelumnya telah melakukan persiapan untuk mengikuti berbagai lomba yang akan digelar bulan ini.
Salah satu kegiatan yang akan dilasanakan pada Rabu (11/7) yakni mengikuti kemah Pramuka di Kelurahan Pappolo Kecamatan Tanete Riattang dengan melibatkan 18 murid.

Disamping itu dalam kegiatan Pramuka ini murid MI Al-Ma’arif akan mengikuti seluruh lomba di Perkemahan, seperti Pembuatan Kerangka  Tiang Bendera, Baris Berbaris menggunakan tongkat, Vokal Group, Lagu Solo dan lomba Memasak.

Kepala MI Al-Ma’arif Harnidah,S.Pd mengatakan selain perkemahan Pramuka, murid lainnya sebanyak 31 orang juga dipersiapkan mengikuti kegiatan lomba Gerak Jalan Indah untuk memperingati HUT RI Ke-67. “Sudah beberapa hari ini murid meningkatkan latihannya setiap hari guna persiapan mengikuti lomba,” ungkap Harnida yang juga Ketua Ikatan Guru Raodhatul Athfal itu.  
 
Lebih jauh dikatakan Harnida bahwa dalam rangka persiapan menyambut bulan Ramadhan murid binaan MI Al-Ma’arif telah mempersiapkan anak untuk melakukan ceramah Ramadhan di sejumlah Masjid. Setiap Sabtu murid mengisi kegiatan pengembangan diri seperti ceramah agama, mengaji dengan tajwid yang benar dengan dibimbing oleh guru agama dan ustasah.  

“Alhamdulillah salah satu binaan guru Mi Al-ma’arif berhasil meraih juara harapan I lomba Pildacil yaitu Nur Halizah. Prestasi itu diraih pada lomba Pildacil  Pekan Isra’ Miraj yang di selenggarakan pengurus Cabang Muslimat NU Bone di STAIN Watampone kemarin.(sug)
]]>
<![CDATA[213 Peserta Paket C Absen Ikut UN]]>Wed, 11 Jul 2012 07:22:45 GMThttp://tribunbone.weebly.com/2012/213-peserta-paket-c-absen-ikut-unPicture
WATAMPONE, TRIBUN BONE. Sebanyak 213 peserta ujian Nasional (UNPPK) Kesetaraan Paket C Periode I absen mengikuti ujian. Sementara yang hadir mengikuti pelaksanaan ujian sebanyak 13 lembaga  PKBM penyelenggara yakni laki-laki 557 orang dan perempuan 383 orang sehingga total peserta yang hadir mengikuti ujian sebanyak 940.

Sedangkan peserta yang tidak hadir ikut UN tercatat sebanyak laki-laki 137 orang dan perempuan 76 orang dengan total 213 orang.  Pelaksanaan Ujian Nasional Pendidikan Paket Kesetaraan UNPPK Paket C mulai digelar Senin (9/7).

Sebelumnya diberitakan Ujian Nasional Paket C ini dijadwalkan akan berlangsung selama empat hari yang bertempat di tiga lokasi sekolah yakni SMP Negeri 4 Watampone sebanyak 17 kelas, SMP Negeri 2 Watampone 20 kelas dan SMP Negeri 1 Watampone terdiri dari 15 kelas. Selain itu kegiatan serupa juga dilaksanakan bersamaan di lima Kecamatan yaitu Kecamatan Lapri, Bengo, Ajangale, Barebbo dan Amali.
Staf Kesetaraan Andi Muh.Ikbal mengatakan pelaksanaan ujian periode ke dua rencananya akan digelar Oktober 2012. Sedangkan pelaksanaan ujian Nasional untuk peserta Paket B akan dilaksanakan pada 16 Juli bersama dengan Paket A selama tiga hari.

Jumlah peserta untuk Paket B yang akan ikut ujian sebanyak 1.150 orang, sedangkan paket A sebanyak 54 orang. Jumlah total peserta yang terdaftar ikut ujian Paket A, B dan C sebanyak 2.386 orang.
Selanjutnya hasil ujian paket kesetaraan ini akan diumumkan Agustus 2012. (sug)
]]>
<![CDATA[DPG SMA Akan Dibayarkan Tiga Triwulan]]>Wed, 11 Jul 2012 07:17:09 GMThttp://tribunbone.weebly.com/2012/dpg-sma-akan-dibayarkan-tiga-triwulanTelah Diusulkan Revisi Anggarannya Ke DPKAD Picture
WATAMPONE, TRIBUN BONE.—Dana Pendidikan gratis SMA dari Provinsi pencairannya masih dalam proses dimana sebelumnya informasi yang diterima setelah pembahasan APBD2012 sehingga dana tersebut tidak masuk di APBD Pokok.

Untuk itu karena dianggap suatu kebutuhan pokok maka pihak Dinas Pendidikan mebuat revisi anggaran (DPA) dan dokumen pelaksanaan anggaran tersebut diusulkan ke Dinas Pengelaola Keuangan dan Aset Daerah (DPKAD) untuk selanjutnya diproses tanpa menunggu perubahan anggaran 2012.

Kasubag Keuangan Dinas Pendidikan Kabupaten Bone mengatakan proses penyelesaian termasuk SK pendukung membutuhkan waktu dan harus menunggu proses pencairannya “Kalau menunggu perubahan anggaran waktunya lama sehingga diusulkan untuk revisi anggaran dan sementara dalam proses dan yang pasti akan kita bayarkan langsung tiga Tri Wulan termasuk anggaran Penerimaan Siswa Baru, termasuk insentif guru dan tenaga kependidikan di dalamnya sesuai petunjuk teknis dana pendidikan gratis untuk SMA,” jelas H.Dahri,SH.

Lanjut diharapkan kepada Panitia PSB harus bersabar menunggu pencairan dananya bahwa yang pasti menurut Dahri semua akan dibayarkan.

Sekretaris yang juga Pelaksana Tugas Kepala Dinas Pendidikan Bone, Drs.H.Muh.Syukur memebenarkan bahwa terkait penerimaan siswa baru SMA tahun ini tidak diperkenangkan pihak sekolah memungut pembayaran pendaftaran karena dananya telah disiapkan melalui dana pendidikan gratis.

Cuma sayangnya menurut Muh.Syukur dana pendidikan gratis untuk SMA tersebut terkendala karena belum masuk dalam APBD pokok. “Itu belakngan baru kita tahu kalau SMA juga dapat bantuan dana pendidikan gratis sehingga di penjabaran itu ditandai dengan bintang artinya tidak segera cair dan butuh mekanisme sehingga mebutuhkan proses penyelesaian dan mudah-mudahan dalam waktu tidak terlalu lama dana itu bisa cair karena terkait dana penerimaan siswa baru 2012-2013,” ungkap H.Muh.Syukur.(sug)
]]>
<![CDATA[Lancar, Perfotoan E-KTP di Kahu]]>Wed, 11 Jul 2012 07:11:29 GMThttp://tribunbone.weebly.com/2012/lancar-perfotoan-e-ktp-di-kahu1Picture
KAHU, TRIBUN BONE--Perfotoan E-KTP yang berlangsung beberapa minggu ini di Kantor Camat Kahu berjalan lancar. Para warga masyarakat sangat mendukung pelaksanaan perfotoan ini, dan datang tepat waktu sesuai dengan surat panggilannya, serta dia rela antri menunggu panggilannya untuk difoto.

   Sekcam Kahu, Andi Rahmat Musrya, SSTP ketika ditemui diruang kerjanya, Selasa (10/7) mengatakan, khusus di Kecamatan Kahu kita melayani masyarakat untuk perfotoan  dari pukul 08.00 - 22.00 Wita.


]]>
<![CDATA[SMA 1 Kahu Adakan MOS]]>Wed, 11 Jul 2012 06:59:15 GMThttp://tribunbone.weebly.com/2012/sma-1-kahu-adakan-mosKAHU, TRIBUN BONE--SMA Negeri 1 Kahu mengadakan Masa Orientasi Siswa (MOS) kepada seluruh siswa barunya yang berlangsung di sekolah tersebut.

Pada NOS tersebut, SMA 1 Kahu mengundang tiga pemateri  yakni Kapolsek Kahu, AKP Slamet Budi Hari, Kepala Puskesmas Kahu, Dokter Zakia Ali, dan Kepala  BRI Unit PalattaE, Andi Ahsan Nur Sibur.
Kepala SMA Negeri 1 Kahu, M Syamsi Budi, SPd  mengatakan, dihari pertama Masa Orientasi Siswa di SMA Kahu, kami mengundang Kapolsek, Kepala Puskesmas dan Kepala BRI Unit PalattaE untuk memberikan pemahaman kepada anak-anak yang baru masuk SMA.Sementara Kapolsek AKP Slamet Budi Hari menjelaskan, tata tertib berlalulintas dan sebagainya, pemateri dari  Puskesmas tentang bahaya obat-obat terlarang (narkoba) agar anak-anak jauh-jauh sebelumnya sudah mengetahui hal-hal yang melanggar Undang-undang.

Lain halnya yang disampaikan Kepala BRI Unit PalattaE agar siswa belajar menabung supaya uang jajan yang diberikan orangtuanya dapat disisihkan sebagian untuk ditabung. Apalagi BRI punya program yaitu  tabunganku. Setoran awal Rp.20 ribu selanjutnya bisa Rp.10 ribu, pengambilan diunit kerja dan tidak pakai ATM. Jadi tabungan ini memang harus untuk pelajar. (wis/dar)
]]>
<![CDATA[Desa Watu Dapat Tambahan Raskin]]>Wed, 11 Jul 2012 06:56:52 GMThttp://tribunbone.weebly.com/2012/desa-watu-dapat-tambahan-raskinPicture
BAREBBO, TRIBUN BONE—Pemerintah Desa Watu, Kecamatan Barebbo pada periode  Juli 2012 mendapat tambahan jatah raskin, hal ini disampaikan  Kepala Desa Watu, Andi Nurhidayah, Selasa (10/7).
Dengan adanya tambahan jatah raskin dari sebelumnya hanya 113 penerima yang saat ini menjadi 448 penerima pihaknya akan mengadakan pertemuan terlebih dahulu dengan Ketua BPD, tokoh masyarakat, tokoh Agama dan para warga penerima raskin.

Hal ini dimaksudkan untuk mendengar masukan dari peserta rapat nantinya tentang siapa - siapa yang akan dimasukkan pada tambahan penerima raskin.

Lanjut dikatakan, dengan adanya pertemuan dengan para tokoh diharap agar tidak ada masalah yang muncul dikemudian hari karena sudah menjadi keputusan bersama, apalagi pembagian raskin kali ini tidak sama kriterianya dengan periode yang lalu yang hanya dapat diberikan pada kalangan warga miskin.

Namun saat ini, menurut Kabag Ekonomi yang dikutip  Andi Nurhidayah mengatakan, penerima raskin  adalah kalangan menengah kebawah. Sehingga pihak Pemerintah Desa Watu akan membicarakan terlebih dahulu melalui suatu pertemuan supaya tidak ada lagi saling fitnah dan diharap nantinya agar semua warga dapat menerima apa yang dihasilkan dari pertemuan tersebut. (nur/dar)
]]>
<![CDATA[KPU Bone Usai Adakan Tes Wawancara PPS di Bone Utara]]>Wed, 11 Jul 2012 06:54:45 GMThttp://tribunbone.weebly.com/2012/kpu-bone-usai-adakan-tes-wawancara-pps-di-bone-utaraPicture
AJANGALE, TRIBUN BONE—Selama sehari, Selasa (10/7) kemarin, Anggota KPU Bone, Hj Ernida Mahmud, SP mengunjungi lima kecamatan yang ada di Bone Utara yakni: Kecamatan Cenrana, Awangpone, Tellu SiattingE, AjangalE 14 Desa dan dua Lurah, serta Kecamatan Dua BoccoE untuk melakukan tes wawancara bagi seluruh calon anggota PPS dilima kecamatan tersebut.

Hj. Ernida Mahmud,SP (Anggota KPU) didampingi Rita Febriyanti,S.Sos dan Agus Salim,SH dari Staf Sekretariat KPU merasa lega karena mampu melaksanakan dan menuntaskan tes wawancara dilima kecamatan yang berlangsung hanya sehari ini.

Selasa pagi kemarin dimulai di Kecamatan Awangpone, selanjutnya ke Cenrana, lalu siangnya di Tellu SiattingE, pada sore hari wawancara berlangsung di AjangalE, dan berakhir pada malam hari di Kecamatan Dua BoccoE.

Anggota KPU Bone, Hj Ernida Mahmud usai wawancara kepada Tribun Bone mengatakan, Alhamdulilah kami bersyukur, karena mampu menyelesaikan wawancara seluruh calon anggota PPS di lima kecamatan. Dan terima kasih kepada para calon anggota PPS yang hadir mengikuti wawancana, dan terima kasih pula kepada semua pihak yang turut membantu demi kelancaran pelaksanaan wawancara ini. (tah/dar)
]]>